BERITA - kunjunganartikel.blogspot.com -
Pemisahan bayi kembar siam selalu berisiko tinggi, apalagi jika ada organ vital yang menyatu. Namun dunia kedokteran mencatat ada beberapa kasus yang akhirnya bisa dipisahkan dengan sukses dan tumbuh sehat hingga dewasa.Lihat Sumbernya
Belum tuntas menangani bayi kembar siam Wanda Wandi, Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung kembali merawat bayi kembar siam. Bayi ini hanya memiliki satu badan dan dua kepala.
Pada 1951, Maureen Gaylen tak mengira akan melahirkan 2 bayi yang ternyata kembar siam. Pasangan kembar siam yang dempet pada bagian dada dan perut ini semula diperkirakan tidak akan dapat bertahan hidup saat beberapa dokter gagal memisahkan mereka.
Bayi kembar kembali lahir di medan dengan kondisi yang tidak biasa, dimana kedua bayi itu memiliki kelainan dada dan perutnya jadi satu.
Bayi kembar siam dempet dada dan perut (thoracophagus conjoined twin ) sudah diberi nama, Berliana Safani dan Berli
Bayi kembar siam asal Majalaya dengan kasus satu badan kepala dua, meninggal dunia pada pukul 13.45 WIB di RS Hasan Sadikin. Bayi perempuan bernama Khaila dan Khairin itu hanya bertahan hidup kurang dari 10 hari.
- Hingga kini, kedua orangtua Naila dan Nabila, 11 bulan, masih kesulitan untuk membayar biaya operasi anaknya. Mereka masih menunggu janji Bupati Bogor yang akan menanggung biaya operasi pemisahan dua anaknya itu.